Olahan Nugget dan Rolade sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Singkong

   Langsar tidak hanya memiliki potensi berupa komoditas srikaya dan mangga. Tapi juga terdapat singkong yang melimpah. Di sepanjang perjalanan saat menyusuri berbagai sisi Langsar, akan selalu kita temui tanaman yang satu ini. Hamparan singkong berdiri tegak di lahan yang luas bahkan sempit sekalipun. Alam Langsar yang cenderung gersang masih mampu menumbukan tanaman umbi-umbian itu. Selain karena penanaman dan perawatan yang mudah, singkong juga terkenal tidak terlalu bergantung pada air. Mengingat Langsar adalah daerah pedesaan yang kesulitan air, apalagi air bersih.
  
   Singkong yang ada hanya diolah menjadi kripik, jemblem, kerupuk, dan kroket yang umumnya masih sangat terasa sinkong. Pemasarannya pun masih domestik. Pembuatannya masih berbasis home industry.

Salah satu alternatif lain selain mengolah singkong menjadi jajanan tradisional, singkong juga bisa diolah menjadi makanan yang lebih modern, menarik dan menyehatkan. Nugget dan Rolade singkong adalah kedua produk yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas singkong dengan cara yang berbeda. 

   Nugget dan rolade adalah dua jenis olahan yang bisa dipasarkan untuk banyak kalangan usia. Mulai dari anak-anak hingga lansia. Tidak hanya itu, keduanya dibuat dengan bahan-bahan tambahan yang memberikan nilai gizi yang tinggi. Inilah yang akhirnya menjadi nilai plus pada kedua produk itu. Anak-anak yang biasanya lebih suka membeli nugget modern di supermarket, kini akan lebih mencintai produk olahan komoditas singkong yang cendering tertinggal dan kurang diminati. Nilai gizi yang terkandung juga berasal dari campuran susu dan keju secukupnya.


   Rolade dibuat dengan campuran tahu, telur, dan daun singkong serta bumbu dan bahan tambahan lain. Pemanfaatan daun singkong dalam upaya peningkatan nilai tambah pada tanaman singkong tersebut juga memperhatikan kandungan manfaat yang ada pada daun singkong. Menurut beberapa sumber, daun singkong mengandung asam amino yang mampu mencerdaskan otak. Untuk itulah produk ini cocok untuk anak-anak. Selain itu, daun singkong juga mampu mengatasi masalah kurang darah atau anemia.

   Sedangkan nugget dibuat dengan bahan baku daging singkong dan campuran daun singkong. Terdapat campuran susu dan keju yang membuat gizi produk yang satu ini bertambah. Produk ini juga bisa ditambahkan beberapa jenis ikan laut maupun ayam agar menambah kekayaan rasa yang dimiliki. Tidak hanya kaya rasa, namun juga kaya manfaat. Daging singkong sangat cocok untuk program diet karena kandungan gula yang rendah di dalamnya.

   Kedua produk tersebut diprakarsai oleh Kelompok 17 KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Trunojoyo Madura. Upaya peningkatan nilai tambah dengan melalukan pengolahan terhadap komoditas singkong tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Langsar mengingat biasanya singkong hanya diolah menjadi jajanan tradisional dan daunnya hanya dijadikan sayur. Melalui sosialisasi produk tersebut oleh anggota KKN akhirnya masyarakat Langsar mengenal dan memahami pembuatan nugget dan rolade.



0 komentar:

Posting Komentar